header-image

BUKTI KEBERHASILAN UPSUS “DANDIM 0729/BANTUL MENDAMPINGI KEMENTRIAN PERTANIAN PANEN RAYA DIWILAYAH BANTUL”

Kodim 0729/Bantul·09 Jan 2018·10:45

Tepat pagi itu pukul 07.30 s.d 09.30 wib bertempat didusun Samben, Argomulyo, Sedayu, Bantul telah berlangsung kunjungan Kabalitbang Kementrian Pertanian(Kementan) RI dan Rombongan dalam rangka Panen Raya “Bukti Dari Keberhasilan Upsus” dan Peresmian Gudang Kelompok Tani Samben serta dilanjutkan Panen Raya didusun Klisat Srihardono Pundong Bantul yang di selenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bantul yang di hadiri sekitar 150 orang.¬†Senin (8/1/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabalitbang Kementan RI Bapak Ir. Andi Muh Sakir, MS, Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul Letkol Inf Yuswanto, Kepala Balai Benih Bapak Andi Nur Alamsyah, Kepala Dinas Pertanian DIY Bapak Ir. Sasongko, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0729/Bantul Mayor Inf Suwarno, Kepala Bulog DIY Bapak Pratikno, Kepala Dinas Pertanian Bantul Bapak Ir. Pulong Haryadi, Camat Sedayu, Camat Pundong, Danramil 02/Sedayu, Danramil 12/Pundong, Kelompok Tani (Samben dan Klisat) dan Warga setempat.

Dengan diawali Panen Raya dipimpin langsung oleh Kabalitbang Kementan RI Bapak Ir. Andi Muh Sakir, MS. kegiatan panen raya berlangsung meriah, kemudian dilanjutkan pengarahan oleh Kabalitbang Kementan RI, dalam pengarahannya Ir. Andi Muh Sakir, MS. mengatakan bahwa “Berkat Upaya Khusus (UPSUS). Di tataran nasional Kas tambah tanam meningkat pada bulan Desember 2017 meningkat menjadi 1,1 juta Ha. Hal ini memberikan hasil produksi gabah kering giling 6 juta ton, setara dengan beras 3 juta ton, padahal kebutuhannya 2,6 juta, sehingga kita surplus beras luar biasa meningkat”.

“Selain di tingkat nasional, surplus juga terjadi di tingkat internasional, Berkat sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, didukung oleh TNI maka “Tiada hari tanpa panen padi dan tiada hari tanpa tanam padi” Pemerintah Pusat (Kementerian Pertanian) mendukung terus kegiata-kegiatan swasembada pangan khususnya padi yang berkelanjutan. Kegiatan-kegiatan swasembada didukung dengan adanya asuransi pertanian, alat mesin pertanian (traktor, mesin alat tanam padi, mesin alat panen padi, embung serta pendampingan oleh aparat TNI.” kata Ir. Andi Muh Sakir MS.

Kementerian Pertanian melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian yang ada di daerah bersama-sama dengan Dinas Pertanian mendampingi petani melalui inovasi-inovasi teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi, antara lain penerapan teknologi “Jajar Legowo” dan penanaman varietas unggul baru (contohnya Inpari 30) kepada petani penangkar benih dalam pendampingan desa mandiri benih,

Dalam safari panen padi di Jawa, terutama hari ini di DIY, Kementerian Pertanian melalui Kepala Badan Litbang, melakukan panen padi di desa Argomulyo Sedayu dan di desa Srihardono Pundong Bantul. Kepala Badan Utbang kementerian Pertanian memberikan benih padi Inpari 30 kelas SS kepada petani penangkar padi, sekaligus meresmikan gudang benih baru di kelompok tani dusun Samben.  produktivitas padi varietas Ceherang yang dipanen saat ini 8,1 ton/ha. Harapan KaBalitbangtan sebagai penanggung jawab Upsus di DIY empat kabupaten dan satu kota di DIY kedepan, dengan penanaman varietas baru Inpari 30,
produktivitasnya dapat meningkat.

“Kehadiran BULOG pada panen ini harapannya adalah hasil panen yang melimpah dibulan Maret 2018 dapat diserap sesuai target sergap BULOG yang ditetapkan oleh Pemerintah serta dapat memberikan keamanan stok pangan nasional. Selain itu, sergap oleh BULOG dtharapkan jaminan kepada petani untuk mendapatkan harga penjualan gabah yang menguntungkan bagi petani. Paradigma lama bahwa Desember dan Januari seperti ini biasanya paceklik telah diubah menjadi paradigma baru yaitu panen padi tiap hari dan tanam padi tiap hari. Seperti halnya hari ini, merupakan bukti bahwa impor beras tidak perlu lagi, jadi NO IMPOR.” tambah Kabalitbang Kementan RI.” tambahnya.

“Saya sangat mengucapkan terimakasih sekali kepada TNI AD khususnya Dandim 0729/Bantul beserta jajarannya yang selalu mendampingi dalam peningkatan swasembada pangan Nasional. Pencapaian peningkatan produksi pangan, khususnya padi pada tahun 2017 dicapai berkat keberhasilan pelaksanaan kegiatan UPSUS yang dilaksanakan mulai akhir 2014 dan berlanjut hingga sekarang. Keberhasilan kegiatan tersebut salah satunya karena didukung dengan gerakan penyuluhan, pendampingan dan pengawalan di lapangan secara masif oleh petugas penyuluh dan petugas pertanian serta melibatkan TNI/Babinsa dan elemen-elemen perangkat muspika tingkat bawah.Prioritas pembangunan nasional pada program Kementerian Pertanian fokus pada program ketahanan pangan melalui peningkatan produksi pangan dan pembangunan sarana prasarana pertanian. Produksi padi di tahun 2017, sudah berhasil mencapai swasembada beras menurunkan impor hingga 66% dan Atas pencapaian tersebut, Menteri Pertanian meminta kepada semua pihak terkait untuk terus bekerja mengupayakan peningkatan produksi padi sehingga mulai tahun 2018 kita tidak perlu impor. Perlu di ketahui bahwa pahlawan swsembada tidak lain adalah petani,dan saya berharap kepada yang hadir disini di antaranya pak Dandim,pak Kepala Dinas pertanian Bantul serta semuanya mari kita dukung pemerintah indonesia melalui petani untuk meningkatakan hasil beras yang bagus dan kedepan dari kementrian pertanian akan menyediakan atau memberikan benih padi yang lebih bagus.” pungkasnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul Letkol Inf Yuswanto mengatakan bahwa “Didasari dengan MOU antara TNI AD dengan Kementrian Pertanian, Kami sudah komitmen tiada hari tanpa panen agar pertanian di wilayah kab. Bantul semakin hari semakin maju. Disamping melaksanakan tugas dan tanggungjawb kami sebagi Prajurit Komando Kewilayahan kami akan selalu mendampingi petani mulai dari penanaman padi,jagung,perbaikan irigasi dan sergap.”

“Kegiatan Pendampingan Pertanian yang dilakukan oleh Babinsa Kodim 0729/Bantul akan terus dilaksanakan secara rutin sesuai program dari Menteri Pertanian. Para Babinsa setiap hari turun di lapangan karena juga di tuntut laporan kegiatan Pertanian.”

Informasi Prajurit