header-image

Dandim 0709/Kebumen Kerahkan Anggota Perbaiki Tanggul Jebol

Kodim 0709/Kebumen·18 Apr 2017·10:29

KODIM 0709/KEBUMEN, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav Suep, S.IP kerahkan anggotanya, Selasa (18/4/17) guna memperbaiki kerusakan tanggul yang jebol akibat tidak mampunya tanggul menahan debet air saluran induk irigasi Waduk Wadaslintang. Peristiwa jebolnya tanggul penahan air ini terjadi dipicu akibat amblasnya dasar irigasi akibat kondisi tanah yang tidak stabil, akibatnya 13 rumah warga mengalami kerusakan parah oleh terjangan air bah yang dimuntahkan irigasi induk tersebut, peristiwa yang terjadi di Desa Bojongsari Kec. Alian, Kebumen pagi kemaren itu menyisakan trauma sebagian warga, pasalnya bukan hanya rumah yang rusak diterjang air, sebagian besar barang-barang milik warga turut hilang, termasuk beberapa kondaraan seperti sepeda motor dan sebuah warung milik Alsyarif (33) turut hancur diterjang air bah tersebut.

Kini mereka tengah menanti bantuan guna pemulihan baik moril maupun materiil. Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav Suep, S.IP beserta Bupati Kebumen Ir. H.M. Yahya Fuad, S.E yang tiba dilokasi bencana kemaren rencanakan akan mengerahkan personel dan bantuan yang diperlukan warga setempat. Usai meninjau lokasi jebolnya tanggul tersebut Dandim langsung memerintahkan Pasi Ops Kodim 0709/Kebumen Kapten Inf Suwarno untuk mengerahkan anggotanya melaksanakan kegiatan karya bakti perbaikan kerusakan tanggul tersebut.

Menurut laporan Danramil 08/Alian Kapten Inf Lusiman yang dihimpun Tim Penerangan Kodim, didapat laporan, kekuatan pengerahan personel di lokasi kejadian sebanyak 195 orang yang terdiri dari berbagai unsur dan instansi terkait. Selain perbaikan tanggul yang rusak, kegiatan juga diarahkan pada pembersihan puing-puing serta sisa-sisa kerusakan rumah pasca jebolnya tanggul kemaren pagi. Dalam karya bakti ini, selain anggota Kodim 0709/Kebumen, juga melibatkan Polres Kebumen, Satpol PP, para Relawan, BPBD dan masyarakat setempat.

Menurut keterangan Kades setempat Modulu (45), tanggul ini dibangun sejak tahun 1982, dalam kurun waktu 35 tahun, baru kali pertama peristiwa ini terjadi, “kami dan warga Bojongsari berharap kejadian ini adalah yang pertama dan yang terakhir sehingga kedepan tidak ada lagi kejadian serupa, “ terangnya.

Danramil 08/Alian Kapten Inf Lusiman yang tengah memimpin karya bakti di lokasi mengatakan, “Kami akan berusaha semaksimal mungkin, agar kondisi tanggul bisa lebih baik, kokoh dan kuat, secara teknis kami akan libatkan PSDA dan unsur terkait lainnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali, ini sebagai bahan evaluasi dan kajian kita semua, maka kontrol di lapangan sebagai peranan penting dalam mengantisipasi setiap tanda-tanda kejadian, termasuk kepada masyarakat kami himbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi, bukan hanya dari Desa Bojongsari saja tetapi bagi masyarakat lain yang ada disepanjang tanggul induk irigasi Waduk Wadaslintang, “ papar Danramil disela-sela pengecekan personelnya.

Selain kegiatan berupa fisik, kegiatan sosial pun digelar Kodim 0709/Kebumen, berupa bantuan pakaian layak pakai, seperti baju anak, baju dewása, makanan dan minuman serta selimut merupakan hal yang mendesak diperlukan warga saat ini, imbuh Danramil. (Pard).

Informasi Prajurit