header-image

KODIM 0729/BANTUL LAKSANAKAN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA

Kodim 0729/Bantul·01 Jun 2017·10:21

Seluruh Anggota Prajurit dan PNS Kodim 0729/Bantul mengikuti pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila, di lapangan Makodim 0729/Bantul.

Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan oleh Ir. Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para founding father, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

Takdir Tuhan untuk kita adalah Keberagaman dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia itulah ke-Bhinekaan Tunggal Ika-an kita.

Proses panjang ditengah-tengah penjajahan n perjuangan bangsa telah melahirkan ikatan jiwa utk melahirkan suatu cita-citabangsa. Kemelut penjajahan telah melahirkan suatu peradaban baru bagi anak bangsa saat itu, yang diawali dengan bangkitnya jiwa-jiwa kebersamaan melalui Kebangkitan Nasional, telah mampu mendorong anak-anak bangsa utk bergotong royong ( ciri khas/naluri bangsa kita yang tidak dimiliki bangsa lain ) telah melahirkan cita-cita kebebasan ( merdeka ) dengan mengekploitasi seluruh keragaman bangsa kita menjadi satu yg tertuang dalam Sumpah Pemuda.

Cita-cita leluhur bangsa kita yang telah menyatukan keberbedaan bangsa kita telah mampu meraih kemerdekaan dan keindahan yang kita nikmati saat ini yaitu Pancasila. Pancasila telah lahir sebelum kemerdekaan negara Indonesia, Pancasila yg merupakan cerminan dasar pemersatu bangsa kita saat itu telah mampu menggerakkan anak-anak bangsa untuk lebih meraih cita-cita bangsa dan negara, bahkan sebelum Indonesia merdeka telah disampaikan dan digaungkan ke seluruh negeri. Tentunya suatu hal yang layak sebaagi dasar negara pemersatu bangsa mendapat kedudukan tertinggi dalam aturan dan hukum di negara kita. Banyak filosofi yg menjadi cerminan bangsa kita dalam roh Pancasila dan itu tertuang dalam 5 sila pada Pancasila.

Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Agus Widianto mengatakan, ” Indonesia adalah Pancasila dan Pancasila itu adalah Indonesia. Ditengah situasi saat ini tentunya mari kita sadari bersama, dimana kita hidup, dimana kita dibesarkan, dimana kita menikmati kemerdekaan ini. Kalau anda, kita semua hidup di Indonesia, junjunglah tinggi Pancasila, jagalah Pancasila. Karena kita adalah kita saat ini karena kita menikmati dari perjuangan dan kemerdekaan dari leluhur kita yg telah melahirkan Pancasila sebagai pemersatu bangsa ini ( Ojo lali kacang karo lanjarane ) “.

Pancasila adalah penjaga negeri ini, tugas dan kewajiban kita utk menjaga dan mewariskan kepada generasi kita agar mereka tidak lupa bahwa mereka nantinya ada karena keberbedaan dalam kebersamaan. Ingat perjuangan satu cita-cita dalam keberbedaan dulu telah memakan waktu cukup lama sehingga beliau mampu menjadi bangsa yang besar, dan sekarang baru berapa lama anda hidup menjaga cita-cita itu dan sudahkah anda mewariskannya.

Mari kita letakkan ego kita masing-masing dan kita maknai bersama, keberbedaan kitalah yang telah memberikan dan menjadikan kita saat ini, menjadi bangsa yang disegani karena jiwa gotong royong dilandasi dengan kasih sayang. Keberbedaan adalah indah dan pemersatu. Itulah Pancasila, cita-cita yang diwujudkan leluhur kita menjadi bangsa dan negara Indonesia yang indah. Harus kita jaga, harus kita banggakan harus kita wariskan meskipun nyawa jadi taruhannya belum sebanding dengan perjuangan leluhur kita yang memberikan hidup kita saat ini.

Informasi Prajurit