header-image

Pangdam dampingi Presiden Salat Tarawih Di Ponpes Al Asy’ariyyah Wonosobo

Kodim 0707/ Wonosobo·19 Jun 2017·09:42

Agenda kunjungan kerja presiden Joko Widodo di wilayah Wonosobo yang pertama adalah mengunjungi Pondok Pesantren Al Asy’ariyyah  yang di pimpin oleh KH Abdurrohman Asy’ariy.  Dengan agenda shalat Isya dan tarawih bersama ribuan santri dan masyarakat Kelurahan Kalibeber. Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut di antaranya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pangdam IV/Dip, Kapolda Jateng dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (16/6)

Dalam sabutannya Presiden mengucapkan “Pertama-tama saya ingin ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan yang sangat ramah kepada kami dan rombongan pada saat kami masuk tadi ke pondok “.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat khususnya para santri untuk mensyukuri segala anugerah yang telah diberikan Allah SWT. Salah satunya adalah dengan menghargai keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia.

“Saya ingin ingatkan bahwa negara kita Indonesia adalah negara besar, negara besar. Kita tahu semuanya bahwa kita memiliki 17 ribu pulau, 516 kabupaten/kota, 34 provinsi, 714 suku yang beragam, serta miliki 1.100 bahasa lokal yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Selain itu, Presiden juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu pemerintah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Mengingat sekarang ini banyak sekali ujaran kebencian yang disampaikan masyarakat di media sosial. “Tapi itu bukan santri-santri Ponpes. Itu yang lain. Saya tahu santri-santri di sini,” kata Presiden.

Setelahnya, Presiden menuliskan huruf “ﺏ” pada awalan kata Basmallah di Pembuataan Al-Quran Akbar. Penulisan ini akan diteruskan oleh penulis Al-Quran Akbar yaitu Hayatudi. Adapun Spesifikasi Al-Qur’an Akbar tersebut diantaranya adalah memiliki ukuran panjang 200 cm x lebar 150 cm dan menggunakan kertas HVS pesanan khusus.Tebal Al-Qur’an Akbar adalah 315 lembar atau 25 cm dan beratnya 315 kg. Lama proses penulisan selama 24 bulan (2 tahun).

Ornamer dari Al-Quran Akbar ini adalah Anas Makruf dan jenis tulisan yang digunakan Khot Naskhi untuk isi Al-Qur’an serta Khot Tsuluts untuk nama-nama surat.Metode Penulisan Al-Quran Akbar ini dengan menggunakan alat tulis tradisional berupa bambu yang diruncingkan, dan penulis selalu dalam keadaan suci dan berpuasa. Daya tahan Al-Qur’an Akbar  ini adalah 150 tahun.

Informasi Prajurit