header-image

PEMBINAAN MENTAL SEBAGAI ALAT INSTROPEKSI DIRI

Kodim 0707/ Wonosobo·23 Nov 2017·12:56

Rabu (22/11), Bertempat di Aula  Makodim 0707/wsb tidak kurang dari 150 orang terdiri dari anggota Makodim dan Persit Kartika Chandra Kirana  menerima sosialisasi penyelenggaraan pembinaan mental satuan oleh Tim dari Pembinaan Mental Kodam (Bintaldam) IV/Dip yang diwakili oleh Mayor Munadi Korem 073/Mkt. Materi yang disampaikan kalai mengenai masalah hukum, kedisiplinan mulai menurun, mental dan juga tentang keharmonisan dalam keluarga atau rumah tangga.

Mayor Chk Munadi  menyampaikan bahwa pembinaan mental merupakan bagian dari perawatan personel dan pembinaan personel serta sebagai implementasi dari pembinaan kekuatan TNI khususnya pembinaan di bidang kejiwaan.

“Dengan tujuan agar setiap prajurit TNI dalam setiap tindakannya selalu dilandasi moral, semangat, dan motivasi yang tinggi sehingga terbentuk insan prajurit yang bertumpu pada jati dirinya dan telah terbina secara serasi, selaras serta seimbang”, ujarnya.

Pihaknya menjelaskan dengan moral yang baik maka setiap prajurit pasti memiliki hati yang baik pula, sehingga dapat meningkatkan kinerja di satuan, menegakkan hukum, disiplin dan tata tertib.

Banyak contoh pelanggaran yang sering terjadi dan terus berulang-ulang yang dilakukan oleh prajurit maupun dari persit. “Makanya dalam kegiatan ini, persit juga diikut sertakan sebagai salah satu orang yang bertanggung jawab dalam keluarga”, ujarnya.

Menyikapi tentang perkawinan prajurit, Yaitu KDRT dalam rumah tangga tujuannya berkeluarga adalah membentuk keluarga yang sakinah mawadah warohmah  dalam berkeluarga harus saling menghormati, saling menyayangi  dan saling mencintai.

Di lanjutkan oleh Pakumdam IV Kapten Chk Alekbirawa menjelaskan tentang pelanggaran yg di lakukan oleh prajurit kodam IV Diponegoro. Pada tahun 2016 terdiri dari, Narkoba, KDRT ,Waerving, perzinahan, dan penganiayaan. Semoga pelanggaran ini tidak terjadi di Kodim 0707/Wsb sebab kalau sampai ada yang melanggar hukuman sangat berat mulai dari pemotongaan penghasilan, pangkat tertunda bahkan sampai dengan pemecatan. Jika itu terjadi maka yang rugi tidak hanya anggota saja akan tetapi keluarga juga terkena imbasnya.

Informasi Prajurit