header-image

Pengurus Cabang Yongmoodo Magelang Dikukuhkan

Kodim 0705/Magelang·11 Jan 2018·10:29

Cabang olah raga bela diri di Kota dan Kabupaten Magelang kini bertambah, hal itu ditandai dengan dikukuhkannya pengurus cabangolah raga bela diri  Yongmoodo untuk Kota dan Kabupaten Magelang, Rabu (10/01).

Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Inf Hendra Purwanasari sebagai Ketua Pengurus Cabang Federasi Yongmoodo Indonesia Kota Magelang mengukuhkan kepengurusan cabang yongmoodo Kota dan Kabupaten Magelang.

Pengukuhan pengurus yang dilakukan di Gedung Prajurit Kodim 0705/Magelang tersebut selain dihadiri para pengurus Pengcab Yongmodo juga dihadiri oleh Ketua KONI Kabupaten Magelang, Eko Karjanto serta pengurus KONI Kota dan Kabupaten Magelang periode 2107 – 2022.

Dalam sambutannya, Ketua Pengcab Yongmodo Kota Magelang berharap agar dimasa yang akan datang olah raga bela diri ini bisa diterima dan diikuti oleh masyarakat khususnya kaum muda, sehingga nantinya bisa memberikan prestasi dan mengharumkan Magelang.

“Saya berharap olah raga bela diri ini nantinya bisa turut menyumbangkan prestasi bagi Magelang”ujar Letkol Hendra.

Untuk Pengcab Yongmodo Kabupaten Magelang dipimpin oleh Mayor Inf Joko Prayitno dan Anang Imamuddin SP sebagai wakil ketua. Anang menginginkan agar  bela diri yong moodo bisa menjadi olah raga prestasi bagi masyarakat luas. Anang juga berjanji siap mengemban amanah dan siap memajukan yongmoodo.

Anang menyadari hal itu tidaklah mudah, namun direncanakan dengan program – program yang terarah untuk mencapai yang lebih baik.

“Kami siap menjalankan amanah ini dan siap memajukan yongmodo”tutur Anang.

Sementara itu, Ketua Bidang Sarana dan Prasarana KONI Kota Magelang Eko Wahjanto yang hadir pada pengukuhan tersebut menyambut baik dengan adanya kepengurusan ini. KONI Kota Magelang mengharap atlit – atlit yongmoodo bisa berkiprah untuk mencapai prestasi. KONI sangat mendukung dan siap menjadi membina olah raga  ini.

Bela Diri Yongmoodo

Seni beladiri Yong Moo Do sendiri, resmi menjadi olah raga wajib di TNI Angkatan Darat sejak 2008. sejak didirikannya Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI), seni beladiri asal Korea ini pun mulai disosialisasikan kepada masyarakat umum di tahun 2012.

Sejarah Yong Moo Do, dimulai pada tanggal 15 Oktober 1995, dengan nama The Martial Research Institut dari Yong In University Korea. Seni beladiri Yong Moo Do merupakan gabungan dari beladiri Judo, Taekwondo, Apkido, Karate, Jiu-Jitsu dan Hon Sin Sul.

Istilah Yong Moo Do berasal dari kata Hankido yang dikembangkan di Korea pada tahun 1976. Kemudian namanya berganti menjadi Kukmodo dan tak lama kemudian berubah menjadi Yong Moo Do.

Yong Moo Do merupakan beladiri pertarungan jarak dekat yang menunjukan kemampuan pada pertempuran yang mengacu pada teknik perkelahian, pertahanan dan strategis, baik fisik, mental serta psikologis. Seni beladiri Yong Moo Do memerlukan latihan rutin untuk memperkecil resiko latihan yang bersifat fatal.

Untuk menjadi anggota seni beladiri Yong Moo Do diperlukan persiapan waktu yang cukup lama untuk menguasai teknik-teknik dasar. Setiap pelatih atau instruktur Yong Moo Do harus memiliki kemampuan untuk mengatasi segala kemungkinan yang akan terjadi di dalam latihan, karena rawan terjadi cedera fatal.

Informasi Prajurit