header-image

PRAJURIT YONI 403/WP MENERIMA PENYULUHAN NARKOBA

Yonif 403/Wirasada Pratista·28 Nov 2016·15:41

img-20161128-wa0005

SLEMAN (28/11/2016).  Sebanyak 150 personel Yonif 403/WP mengikuri penyuluhan tentang bahaya Narkoba. Sebagai pembicara dalam penyuluhan tersebut Kasiintel Korem 072/Pmk yang diwakili oleh Pasiintel Korem 072/Pmk Mayor Arh Anton Prasetijono dan dr. Niti dari DKT Yogyakarta memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada prajurit Yonif 403/WP di bawah komando Korem 072 Pamungkas Yogyakarta. Sosialisasi tersebut dilakukan guna mencegah keterlibatan anggota prajurit dan keluarganya dalam peredaran dan penggunaan narkoba, serta mengantispasi peredaran narkoba di Tanah Air.

Dalam kesempatan tersebut, Pasiintel Korem 072/Pmk juga menyampaikan adanya ancaman nyata narkotika jenis baru yang kini telah masuk ke Indonesia, dan dukungannya untuk membangun penjara khusus bagi mafia narkoba, yang menggunakan hewan buas buaya untuk meningkatkan pengamanan penjara.

Mayor Arh Anton juga mengungkapkan, keterlibatan anggota TNI dan Polri maupun petugas sipir penjara menyulitkan BNN dalam mengungkap kasus peredaran gelap narkoba. Hingga kini BNN RI bersama Polri baru dapat melakukan pengungkapan kasus narkoba sekitar 20 persen saja.

Mayor Arh Anton menambahkan, guna membatasi ruang gerak peredaran narkoba diperlukan sinergi antara TNI, Polri dan BNN. Diharapkan kerjasama tersebut dapat segera terwujud agar peredaran narkoba khususnya di wilayah perbatasan di Indonesia dapat segera ditindak. (supri_ops 403)

Informasi Prajurit