header-image

SEMANGAT PANCASILA HANCURKAN NARKOBA

Kodim 0729/Bantul·29 Nov 2017·19:46

 

Bahaya narkoba terus mengintai dan berusaha merusak bangsa Indonesia. Walau aparat terus berusaha memerangi narkoba, namun peredaran narkoba terus merajalela mencari mangsa. Generasi muda menjadi sasaran utama peredaran barang haram tersebut karena masyarakat kelompok usia ini dianggap mudah untuk dipengaruhi.

Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 08/Piyungan, Kapten Inf Abdul Rohmad mengatakan, disadari atau tidak peredaran narkoba merupakan bagian dari proxy war. Sekenario besar dari negara asing tengah disusun untuk menghancurkan Indonesia melalui generasi mudanya dengan perantara narkoba.

“Kecanduan terhadap narkoba adalah tujuan bangsa lain yang ingin menghancurkan generasi muda dan bahkan menjajah Indonesia melalui narkoba. Merusak generasi muda menjadi pemalas dan menghancurkan organ tubuh pemakainya,” tegas Abdul Rohmad dalam seminar wawasan kebangsaan yang digelar di Kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Banguntapan Bantul, Minggu (26/11/2017).

“Negara asing tidak mungkin berani berhadapan langsung dengan Indonesia karena bangsa ini memiliki TNI yang tangguh besatu kuat dengan rakyatnya. Maka cara lain yang ditempuh bangsa lain yakni mencoba menghancurkan Indonesia melalui generasi mudanya dengan narkoba.” tambahnya.

Menurut Abdul Rohmad, Pancasila menjadi salah satu solusi untuk menangkal itu semua. Masyarakat negeri ini harus berpegang teguh kepada nilai-nilai Pancasila agar tidak mudah dipecahbelah serta dipengaruhi bangsa lain.

“Pemuda atau mahasiswa harus punya semangat Pancasila, harus mengetahui arti setiap butir atau nilai-nilanya. Jika itu semua diamalkan dalam kehidupan sehari-hari pasti generasi muda kita akan menjadi kuat dan Indonesia tak mampu digoyahkan,” tegasnya.

Danramil juga meminta kepada para mahasiswa untuk menjadi aparat dalam dirinya masing-masing. Bilamana di sekitarnya menjumpai ada tindaknya penyalahgunaan narkoba maka harus segera dilaporkan. Tak harus langsung kepada Polisi, bisa kepada prajurit TNI atau perangkat desa setempat untuk nantinya akan diteruskan kepada yang berwajib.

Informasi Prajurit