header-image

TATAP MUKA DAN PENGARAHAN PANGLIMA TNI KEPADA PRAJURIT KODAM IV DIPONEGORO

Kodim 0734/Yogyakarta·12 Oct 2017·12:58

 

Kodim 0734/Yogyakarta – Pengarahan Panglima TNI kepada jajaran prajurit Kodam IV/Diponegoro di Balai Diponegoro pada senin (9/10/2017) menjadi moment serta mewujudkan hubungan yang harmonis antara pimpinan dan anggota, Babinsa Koramil  12/Gondomanan Kodim 0734/Yogyakarta Serda Ali Anwar turut serta dalam tatap muka dan pengarahan tersebut.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa ancaman nyata bangsa Indonesia adalah kompetisi global antar negara yang berubah menjadi kompetisi antar manusia dalam bentuk migrasi lintas negara atau lintas benua untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Ini menjadi suatu peringatan dan harus kita waspadai karena Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang kaya akan sumber daya alam tegasnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa untuk mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Negara Republik Indonesia sepanjang masa kita harus menguatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Inilah yang harus kita jaga dan kuncinya adalah Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia,”ucapnya.

Panglima TNI juga menekankan kepada para Babinsa agar selalu memelihara komunikasi dan kerja sama yang solid, bangun solidaritas didalam melaksanakan tugas di satuan masing-masing sehingga  tidak mudah di adu domba. “Tugas kalian kedepan tidak makin ringan, untuk itu para Babinsa jangan mudah di adu domba oleh pihak-pihak tertentu. Apabila hal itu terjadi maka Indonesia akan lemah dan mudah dipecah belah,” imbuhnya.

Panglima TNI menegaskan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengutip pernyataan Panglima Jenderal Soedirman yang mengatakan kuatkan persatuan, pegang teguh pendirian, berjuang terus di bawah satu komando dan wujudkan dalam mempertahankan kedaulatan serta kemerdekaan negara Republik Indonesia, supaya dapat bersyukur dan gembira yang abadi, sekali merdeka tetap merdeka, sekali di Proklamasikan tetap dipertahankan.

Disamping itu Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa para prajurit yang ada dijajaran kodam IV Diponegoro harus semangat memiliki  rasa pengabdian besar  dan cita-cita yang tinggi. Mimpimu itu bisa terwujud apabila selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa karena Tuhan maha mengabulkan doa dan harus optimis apa yang diimpikan dan dicita-citakan bisa terwujud, ujarnya.

Jangan pernah putus asa, jangan pernah ada kata menyerah dan jangan cepat puas dengan ilmu yang telah didapat sekarang, teruslah belajar untuk mencari ilmu pengetahuan dari kehidupan alam semesta, kata Panglima TNI.

Informasi Prajurit